You are here: Home

Kabupaten Indragiri Hilir

Banjir Luapan Sungai Reteh di Kemuning Mulai Surut

TEMBILAHAN(RP)-Setelah sehari sebelumnya ketinggian air mencapai 80 centimeter. Rabu (15/4) banjir akibat meluapnya Sungai Reteh yang menimpa tiga desa di Kecamatan Kemuning mulai surut hanya sekitar 20 centimeter-30 centimeter.
 
Hujan yang tidak turun sejak dua hari terakhir berperan besar atas menyusutnya genangan air ini. Walau demikian,  warga masih tetap waspada, mengingat masih tingginya intensitas curah hujan satu pekan terakhir. Apabila diguyur hujan terus menerus selama tiga hari, Sungai Reteh dipastikan bakal meluap kembali.
 
Berdasarkan data yang dirilis Pemerintah Kecamatan Kemuning, banjir kiriman dari hulu Sungai Reteh itu merendam 200 KK rumah warga. Akibatnya 643 jiwa, 216 di antaranya anak-anak mengalami kesulitan. Meski banjir tersebut musiman dan terus terjadi kala penghujan. Banjir yang terjadi kali ini tak urung membuat warga tidak dapat melaksanakan aktiviasnya.
 
‘’Yang paling parah adalah Desa Talang Jangkang karena berada di dataran terendah. Tanaman palawija seperti jagung, sayuran dan unggas dan hewan ternak milik warga banyak yang mati saat puncak luapan Sungai Reteh,’’ kata Camat Kemuning, Kamren SSos, Rabu (15/4). Sementara waktu, warga pemilik ternak sapi menggunakan badan jalan lintas Kemuning- Keritang sebagai tempat menyelamatkan ternaknya. Di sepanjang jalan ini, sapi tersebut ditempatkan dan ditambatkan. Menunggu genangan air surut. Sedangkan tanaman keras seperti pohon duku, kelapa sawit dilaporkan tidak ada yang mati.
 
Unggas yang masih bisa diselamatkan warga, juga ditempatkan pada jalan itu. Namun demikian tidak ada warga yang mengungsi karena genangan air ini tidak sampai merendam rumah mereka. Umumnya rumah yang dibangun warga di wilayah tersebut tiangnya tinggi, mengantisipasi kerapnya daerah tersebut digenangi banjir.
 
‘’Kami berharap supaya tidak ada hujan dalam hitungan dua hari ini supaya genangan air itu surut. Kalau ada hujan tiga hari berturut-turut di Desa Batu Ampar dan hulu Sungai Reteh, dapat dipastikan genangan air akan makin tinggi,’’ tukas Kamren.
 
Sementara itu, usai penyerahan bantuan secara simbolis oleh Sekda Inhil H Alimuddin RM SH MP, Selasa (14/4) sore. Rabu (15/4) kemarin, Dinas Sosial  langsung mendroping bantuan menggunakan satu unit truk. Bantuan ini dikirimkan lewat jalur darat. Diperkirakan tiba ke Kecamatan Kemuning pada sore harinya.
 
Kadis Sosial Inhil, Dra Upik Hariani Abbas yang dihubungi Riau Pos menjelaskan  bantuan yang dikirimkan terdiri atas bahan makanan, pakaian, peralatan dapur dan bantuan lainnya.  Semuanya nanti langsung disalurkan kepada warga yang benar-benar tertimpa musibah.(yon)